Satpol PP Tangkap Germo Penjaja Gadis
Wonosobo, CyberNews. Ny Slamet (50) salah seorang germo dan AR (12), bocah di bawah umur yang bertindak selaku kurir, Selasa (13/4), ditangkap petugas Satpol PP setelah menjual satu gadis, Fn (18). Identitas pelaku sebagai germo terbongkar, berdasar pengakuan korban dan kurir.
Kepala Satpol PP Wonosobo, Haryono melalui Kasi Penegakkan Perda, Marsudiyono mengatakan, saat patroli rutin Senin (12/4) malam, di halte Jl Pemuda sekitar pukul 23.00 WIB, petugas curiga ada dua orang berjalan mengenakan satu sarung. Keduanya, lantas diamankan ke pos Satpol PP. “Kami curiga, ada orang berjalan dalam satu sarung isinya empat kaki. Mereka kami temukan saat petugas tengah patroli rutin di depan SMP 1,” ujarnya, Selasa (13/4).
Korban diketahui berasal dari Kampung Srandil, Kelurahan Pegunungan, Kecamatan Pejawar, Banjarnegara. Sedangkan AR berasal dari Dusun Gandora, Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Wonosobo.
Korban mengaku, secara kebetulan ditawari pekerjaan oleh Ny Slamet saat melintas di perempatan Kampung Seruni. Sebelumnya, korban bekerja di salah seorang keluarga di Seruni, merawat orang stroke. Sehari-hari korban yang hanya tamatan SMP ini diupah Rp 10.000, dan bila bermalam upahnya Rp 12.000. “Ikut saya saja, nanti saya kasih uang banyak. Yang penting nurut aja, kalau macam-macam nanti saya laporkan,” kata korban menirukan ucapan pelaku yang mengancam akan melaporkan dirinya karena berteman dengan polisi.
Marsudi menambahkan, pelaku sebenarnya sudah menjadi target operasi (TO). Dikatakannya, pelaku yang semula tinggal di depan Terminal Mendolo dan kini kos di kompleks stasiun itu kalau pagi pukul 09.00 sering mangkal di plasa. “Kalau malam mereka nongkrong di depan halte di Jl Pemuda. Pelaku sudah lama kami jadikan TO,” terangnya.
( Hartatik /CN14 )
0 komentar:
Posting Komentar